Perdana Menteri Serbia Aleksandar Vucic dilempari batu oleh warga Bosnia-Herzegovina yang menghadiri peringatan 20 tahun tragedi Srebrenica di monumen Distrik Potocari kemarin siang waktu setempat. Pemimpin Serbia itu awalnya berniat mengikuti tabur bunga dan bertemu janda perang yang kehilangan suami atau anaknya.
BBC melaporkan, Sabtu (11/7), keluarga korban Srebrenica, mayoritas muslim, emosi melihat Vucic yang dianggap terlibat pembantaian keji tersebut hadir. Terdengar kerumunan meneriakkan kata-kata seperti 'Allahu Akbar', 'mana tanggung jawabmu', serta 'mati saja kau pembunuh'.
Tim pengaman perdana menteri Serbia itu kelimpungan karena ratusan orang melempari mereka dengan batu serta pecahan botol. Belasan orang ditahan Polisi Bosnia setelah dianggap berupaya melakukan serangan serius kepada Vucic. Sang PM Serbia berhasil dilarikan, walau kacamatanya pecah akibat lemparan batu.
Sebelum hadir di acara itu, Vucic mengirim surat terbuka kepada media-media Bosnia. Dia mengaku mengecam tindakan milisi pro-Serbia di masa lalu yang telah "...melakukan kejahatan keji ini. Saya menjamin kejadian serupa tidak terjadi di masa mendatang."
Namun warga muslim Bosnia menilai pernyataan pemimpin Serbia itu pepesan kosong. Kenyataannya, awal pekan lalu Vucic meminta sekutunya, Rusia, agar memveto resolusi PBB yang menyebut tragedi Srebrenica sebagai pemusnahan etnis alias genosida.
Posting Komentar